Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banjar terus diperkuat melalui Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas yang menyasar remaja, ibu hamil, dan calon pengantin. Kegiatan ini digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan, Dharma Wanita Kabupaten Banjar,  Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana ( Dinas Sosial P3AP2KB) yang dilaksanakan  di Aula Kecamatan Sungai Tabuk pada hari Rabu  tanggal 11 Maret 2026.
Ketua DWP Provinsi Kalimantan Selatan , Masrufah Syarifuddin mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk inovasi organisasi dalam memperluas peran sosial kemasyarakatan, khususnya dalam mendukung program prioritas pemerintah melalui kolaborasi dengan DP3AKB Provinsi Kalsel. Program ini menyasar remaja,ibu hamil, dan calon pengantin sebagai bagian dari Upaya pencegahan stunting.
Dalam sambutannya, Ketua DWP Kabupaten Banjar , Rahmi Robiaty juga menyampaikan bahwa dengan edukasi sejak usia remaja hingga masa persiapan pernikahan menjadi Langkah strategis untuk memutus mata rantai stunting sejak dini. Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan dukungan pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten,   karena percepatan stunting membutuhkan kerja sama lintas sektor, stunting merupakan tanggung jawab  bersama, Upaya percepatan dilakukan secara terpadu melaui Tim Percepatan Penurunan stunting dari Tingkat Provinsi hingga desa.
Plt Camat Sungai Tabuk Ranuwaty Rosa Yulinda, SP., MP mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap seluruh stakeholder semakin mempertajam program program dalam Upaya penurunan stunting di Kabupaten Banjar.
Selain penyuluhan dan edukasi kegiatan juga di rangkai dengan penyaluran paket sembako sebanyak 400 paket kepada  remaja, ibu hamil dan calon penganten se- Kabupaten Banjar.
Safari Ramadhan merupakan salah satu kegiatan yang rutin dilakukan oleh Bupati Banjar dan Wakil Bupati Banjar setiap tahunnya.  Untuk Kecamatan Sungai Tabuk, Safari Ramadhan  dilaksanakan tepat pada hari k-2 Ramadhan yaitu pada hari Jumâat 20 Februari 2026 bertempat di Mesjid Jami Baitul Atiâq Desa Keliling Benteng Ilir RT 03 Kecamatan Sungai Tabuk
Kegiatan dihadiri oleh Bupati Banjar Saidi Mansyur, S.I.Kom, bersama Ketua TP.PKK Kabupaten Banjar Hj.  Nurgita Tyas, S.Pd., M.Pd serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Banjar. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Plt. Camat Sungai Tabuk ( Ranuwaty Rosayulinda, SP. MP), Forkopimcam, Pambakal Keliling Benteng Ilir ( Arif ) beserta isteri,  Pambakal / Lurah se Kecamatan Sungai Tabuk, tokoh agama, tokoh masyarakat   dan masyarakat setempat yang sangat antusias mengikuti rangkaian tersebut.
Safari Ramadhan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Daerah dan Masyarakat. Dalam sambutannya Bupati Banjar menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan,memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjadi bulan Suci Ramadhan sebagai sarana meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial.
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al Qurâan, tausyiah keagamaan, penyerahan bantuan untuk masjid serta santunan kepada warga yang membutuhkan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat magrib berjamaah.
Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan Masyarakat serta semakin memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Banjar yang lebih maju,Sejahtera,dan religius.
Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhammad Syarifuddin mendampingi Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat meninjau pengungsi banjir di Puskesmas Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Minggu (4/1/2026) pagi.
Muhammad Syarifuddin mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan pendampingan dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten serta kementerian terkait sejak banjir melanda wilayah Sungai Tabuk.
âPemprov Kalsel memastikan seluruh penanganan berjalan di lapangan. Kami mendampingi pemerintah kabupaten, mulai dari pengungsian, distribusi logistik, sampai pendataan untuk tahap pemulihan nanti,â ujar Syarifuddin.